DISKUSI REVITALISASI PUSKUD dan KUD DI LINGKUNGAN JAWA TENGAH

DISKUSI REVITALISASI PUSKUD dan KUD
DI LINGKUNGAN JAWA TENGAH


Hari ini, Sabtu, 17 Desember 2016, bertempat di Cafe Kemangi, tergelar satu diskusi strategis yang mentemakan “Me-refresh Formula revitalisasi PUSKUD dan KUD di Jawa Tengah”.

Hadir dalam acara ini, Mas Firdaus selaku Direktur Kopkun Institute, Mas Herry Kristanto aktivis Kopkun Institute, Pak Herli Ketua Kopkun, Manajemen KUD Tani Maju (Mas Agung, Mas Aris dan Mas Angjar), Mas Dody kepala Desa Wlahar Wetan yang saat ini sedang
getol mengembangkan Integrated Farming dan Muhammad Arsad Dalimunte selaku ketua Dekopinda Banyumas. Pak Bima Dari Dinkop Jawa Tenga juga membawa Puskud Jawa Tengah hadir Pak Jazeri Ketua I Puskud dan Pak Masngat Ketua II Puskud. Dalam sambutannya Pak Bima menyatakan bahwa posisi KUD-KUD saat ini kurang menggembirakan khususnya pasca reformasi.

Dulu pangan dari hulu sampai hilir menjadi
aktivitas utama KUD. Namun, pasca reformasi PUSKUD dan KUD-KUD seperti kehilangan spirit dan kemudian berjalan apa adanya. Berdasarkan pengalaman dan kondisi yang ada saat ini, dimana proses pencarian solusi belum menemukan efektivitasnya, maka diperlukan pencarian konstruktif. Untuk itu, PUSKUD dan KUD-KUD membuka diri terhadap gagasan-gagasan baru. “Setelah sering berkumpul, berdiskusi  dan berinteraksi dengan kawan-kawan muda penggerak koperasi di Purwokerto, saya terinspirasi untuk mengajak duduk bersama”, tegas Pak Bima selaku Kabid Dinas Koperasi  Propinsi Jawa Tengah. Sebenarnya Sarpras
(sarana-pra sarana) sangat mendukung untuk berkembang. Kami merasa perlu melakukan langkah-langkah penyelamatan sehingga fungsi dan peran PUSKUD seperti cita-cita besarnya sebagai penyangga ekonomi para petani. Pak Bima juga menginformasikan bahwa sehari sebelumnya beliau sempat bertemu dan berdiskusi dengan Pak Mentri Koperasi seputar BUMR (Badan Usaha Milik Rakyat).  Dari diskusi tersebut diperoleh informasi bahwa setiap 1000 ha lahan pertanian akan diberi dana talangan operasional produksi sejumlah Rp  13,4 Milyar. Setiap kali panen diproyeksikan menghasilkan Rp 11 juta/ha.  Para petani juga akan diberi salary bulanan yang jumlahnya sesuai dengan luas garapan.  Dalam skenario besarnya, BUMR di Jawa tengah ditargetkan 5 (lima) cluster dan di Indonesia 60 (enam puluh) cluster. Sampai detik ini, konsep kelembagaan BUMR belum ada kejelasan apakah berbentuk PT atau Koperasi.  Atas kondisi ini, Pak Bima beharap tersusun konsep yang rasional untuk diimplementasikan.  Pada kesempatan ini, Pak Bima juga meminta koperasi di beri  peluang terlibat secara total dalam pengembangan BUMR (Badan Usaha Milik Rakyat) di wilayah khususnya di Jawa Tengah.

Pak Zajeri selaku pengurus Puskud Jawa Tengah menyampaikan beberapa realitas KUD di lingkungan Jawa Tengah, antara lain :
1.      Asset yang dimiliki saat ini perlu dioptimalkan secara terkonsep
2.      Legalitasnya di perkuat.
3.      SDM yang lemah dan minus up grade seingga kesulitan untuk melakukan adaptasi terhadap perubhaan
4.      Bisnis KUD dan PUSKUD masih rapuh dan dikelola dengan manajemen. USP juga terbatas dan kalah bersaing dengan men-jamurnya koperasi-koperasi simpan pinjam. Demikian juga dengan retailnya yang masih jauh dari berkembang.
5.      Miskin Jaringan sehingga tidak  memiliki daya dukung untuk melakukan akselerasi perkembangan. 

Pak Jazeri berharap KUD bisa melakukan apa-apa yang tidak bisa dilakukan orang biasa dengan mengandalkan spiritual power kaitannya dengan kedekatan pada Sang Pencipta.   Harapannya Pak Zajeri dari program revitalisasi ini minimal :
1.      kehadiran program BUMR di kementrian koperasi bisa menjadi inspirasi yang menyemangati KUD-KUD untuk membangun kembali kejayaan sehingga menjadi pahlawan sejati bagi kehidupan petani dan juga kemajuan pertanian. KUD harus menjadi bemper terakhir bagi orang-orang kecil. 
2.      Puskud dan KUD-KUD  juga harus membangun dan bisa menguasai jaringan perdagangan.   

“Ini momentum perubahan agar fase mati suri tidak menjadi mati beneran. Atas hal ini, beliau berharap partisipasi strategic dari para pejuang muda koperasi di purwokerto”, ungkap Pak Zajeri dipenghujung sambutannya.

Sesi diskusi kemudian dilanjutkan dengan testimoni manajemen KUD Tadi Maju. Beberapa bulan teakhir, KUD Tani Maju ini bekerjasama dengan Kopkun Institute dalam melaksanakan program revitalisasi. Dalam implementasinya, Kopkun Institute mendampingi dalam hal penyusunan prototype dan sekaligus memimpin secara berjangka implementasi prototype itu sendiri. Dalam pendekatannya, Kopkun Institute meyakini bahwa revitalisasi koperasi harus di awali dari reposisi mindset pengurus dan pengawas selaku refresentasi anggota yang memiliki kewenangan memutuskan. Untuk itu, pemberian pendidikan adalah hal pertama yang dilakukan oleh Kopkun Institute. Langkah awal ini berhasil menjadi awal terbangunnya spirit perubahan di lingkungan KUD Tadi Maju.

Dekopinda Banyumas dan Kopkun Institute merespon keinginan untuk terlibat dalam proses revitalisasi KUD dan PUSKUD di Jawa Tengah. Untuk itu, Kopkun Isntitute akan menyusun konsep revitalisasi yang kemudian akan dipresentasikan pada PUSKUD dan KUD-KUD di lingkungan Jawa Tengah. Akhirnya, Puskud akan mengundang Kopkun I nstitute untuk mempresentasikan prototype pengembangan KUD-KUD dan PUSKUD di Jawa Tengah.






STIMULAN RANCANG
KONSEP REVITALISASI PUSKUD dan KUD DI LINGKUNGAN PROPINSI JAWA TENGAH

A.  Peta Masalah :
A.1.  Core Problem
Karena koperasi adalah kumpulan orang, maka core problemnya terletak pada orang-orang di dalam koperasi itu sendiri.
A.2.  Detail problem :
NO
PROBLEM
SARANA SOLUSI
1
Kurang Faham Konsepsi
(Pengurus, Pengawas dan Anggota)
Pendidikan yang terencana dengan focus bertahap dan berkesinambungan
2
Orientasi yang tidak jelas (Genuine , Hybrid dan campuran)
Perlu ketegasan
3
Distribusi peran yang tidak efektif
Berbasis kesadaran dan proporsionalitas peran
4
Distribusi hasil yang kurang educatif dan motivasional (proses maupun hasil)
Apresiasi berbasis kinerja
5
Kepemimpinan yang tidak berpihak pada pemberdayaan talenta/potensi organisasi dan perusahaan koperasi dan juga bakat anggota.
Menghadirkan pemimpin inovatif yang memiliki integritas
6
Managerial skill    
Profesionalisme Pengelolaan
7
Kewirakoperasian
Sarana mendiversifikasi pelayanan kepada anggota

B.   Efek
  1. Organisasi dan kelembagaan
·         Spirit berkoperasi tidak melembaga dan berpengaruh significan di keseharian koperasi
·         bergerak tanpa prototype yang jelas (berjalan alamiah)
·         kemanfaatan berkoperasi yang tidak bisa di rasakan oleh anggota
  1. Usaha
·         Usaha yang tidak me-refresentasikan kebutuhan mayoritas anggota
·         Azas subsidiari yang terabaikan sehingga usaha koperasi saat ini minus relevansi dengan aktivitas anggota dan juga minus pemberdayaan
C.  Strategi
1.      Metode Evolusi. Mengembangkan SDM yang ada secara terencana, terkonsep dan tersistematis
2.      Metode Revolusi. Memasukkan para profesional yang faham konsep  dan spirit koperasi serta berkemampuan mengimplementasikannya menjadi karya yang produktif dan memberdayakan
3.      Campuran (gabungan antara evolusi dan revolusi). Perlu dihadirkan para profesional yang memiliki integritas  yang mempimpin perubahan.



D.  Ujungnya :
  1. Tebentuknya Format kelembagaan yang visioner yang didalamnya ada semangat empowering.  Status keanggotaan tidak difahami sebagai tiket menikmati ragam pelayanan tetapi juga bentuk komitmen untuk ikut membesarkan koperasi secara kelembagaan dan perusahaan.  Dalam hal ini, maka akan terwujud koperasi yang meng-anggota.
  2. Usaha yang me-refresentasikan aspirasi dan kebutuhan mayoritas serta memiliki relevansi dan daya dukung terhadap aktivitas yang dijalankan anggota. Dengan demikian, koperasi tidak berjarak dengan keseharian anggota. Untuk itu, perusahaan koperasi harus tegas dalam pengkalisifikasian aktivitasnya
a.      Bisnis inti              : Bisnis yang ada keterkaitan langsung dengan kepentingan ekonomi anggota.
b.      Bisnis penunjuang : Bisnis yang tidak secara langsung ada keterkaitan dengan kepentingan ekonomi anggota.
c.      Bisnis pendukung             : Bisnis yang tidak ada keterkaitan baik langsung maupun tidak langsung dengan kepentingan ekonomi anggota
  1. Terbentuknya Jejaring yang sinergitas, saling memperkuat dan saling mendukung (simbiosis mutualisme)
  2. Terbentuknya transaksi subyektif yang diikuti dengan rasionalitas manajemen serta tidak mengabaikan anggota sebagai insan ekonomi (homo economicus)

E.  Indikator-indikator
  1. Regulated ( Nasional, regional dan lokal)
  2. Visioner
  3. Usaha yang taat Subsidiaritas
  4. Empowering
  5. Ramah apresiasi terhadap kinerja

 F.  Sebagai catatan akhir:
a.      “Kemauan untuk berubah hanya bila didalamnya ada ancaman dan atau harapan “.
b.      Perubahan yang dilakukan harus menubuh pada segenap unsur organisasi (pengurus, pengawas dan anggota) sehingga perubahan menjadi mimpi bersama dan diperjuangkan bersama melalui distribusi peran efektif.
c.      Saatnya koperasi menghindari ceremony miskin substansi


Share on Google Plus

About Dekopinda Banyumas

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 comments:

  1. ASS..WR.WB.SAYA PAK ALERSKY TKI BRUNAY DARUSALAM INGIN BERTERIMA KASIH BANYAK KEPADA EYANG WORO MANGGOLO,YANG SUDAH MEMBANTU ORANG TUA SAYA KARNA SELAMA INI ORANG TUA SAYA SEDANG TERLILIT HUTANG YANG BANYAK,BERKAT BANTUAN AKI SEKARAN ORANG TUA SAYA SUDAH BISA MELUNASI SEMUA HUTAN2NYA,DAN SAWAH YANG DULUNYA SEMPAT DI GADAIKAN SEKARAN ALHAMDULILLAH SUDAH BISA DI TEBUS KEMBALI,ITU SEMUA ATAS BANTUAN EYANG WORO MANGGOLO MEMBERIKAN ANGKA RITUALNYA KEPADA KAMI DAN TIDAK DI SANGKA SANGKA TERNYATA BERHASIL,BAGI ANDA YANG INGIN DIBANTU SAMA SEPERTI KAMI SILAHKAN HUBUNGI NO HP EYANG WORO MANGGOLO (0823-9177-2208) JANGAN ANDA RAGU ANGKA RITUAL EYANG WORO MANGGOLO SELALU TEPAT DAN TERBUKTI INI BUKAN REKAYASA SAYA SUDAH MEMBUKTIKAN NYA TERIMAH KASIH


    NO HP EYANG WORO MANGGOLO (0823-9177-2208)


    BUTUH ANGKA GHOIB HASIL RTUAL EYANG WORO MANGGOLO
    angka;GHOIB: singapura

    angka;GHOIB: hongkong

    angka;GHOIB; malaysia

    angka;GHOIB; toto magnum

    angka”GHOIB; laos…

    angka”GHOIB; macau

    angka”GHOIB; sidney

    angka”GHOIB: vietnam

    angka”GHOIB: korea

    angka”GHOIB: brunei

    angka”GHOIB: china

    angka”GHOIB: thailand

    ANGKA TOGEL JITU 2D 3D 4D 5D 6D
    0823-9177-2208
    saya pak alresky posisi sekarang di malaysia
    bekerja sebagai BURU BANGUNAN gaji tidak

    ReplyDelete