MENGEMBALIKAN KEJAYAAN DENGAN GAYA BARU

Koperasi ini pernah berjaya dan bahkan mendapat penghargaan tingkat nasional. Koperasi ini pernah menjadi kebanggaan Kabupaten Purbalingga.  Koperasi ini juga penah menjadi yang terbaik dan selalu menjadi tujuan studi banding koperasi-koperasi yang ingin berkembang dan meniru kesuksesan koperasi ini. Koperasi ini pun pernah menjadi langganan bagi penyelenggaraan PKL (Praktekr Kerja Lapangan) Mahasiswa dan Prakerin (Praktek Kerja Industri) bagi siswa/i SMK.  

Ironisnya,  itu tinggal romantisme masa lalu dan kini koperasi yang satu ini tergolong biasa-biasa aja.  Koperasi ini telah mengalami apa yang di sebut titik decline sesudah mencapai titik optimumnya. Kini, lemari berisi deretan piala dan ragam penghargaan itu hanya menjelaskan tentang kejayaan masa lalu dan belum mencerminkan semangat masa depan.  

Kini, Koperasi yang satu ini usianya memauski ke-45 linier.  Karya dan produktivitas-nya yang ikut menua
berbanding lurus dengan usianya. Saat ini unit layanan yang masih diselenggarakan KPRI Mas Purbalingga tinggal simpan pinjam dan persewaan gedung. Pertokoan yang dulu pernah ada dan berjaya di masanya  tinggal kenangan dan  bahkan tidak berbekas. Perubahan zaman dan era telah membuat koperasi ini perlahan kehilangan daya tariknya dan sudah tidak terlihat seksi bagi segenap anggotanya. Satu per satu anggota pun mulai mengundurkan diri dan imbas langsungnya adalah penyusutan pelayanan dan
performance secara keseluruhan.
 
Koperasi ini bernama KPRI “MAS” Purbalingga dan saat ini jumlah anggota yang tersisa masih 816 (delapan ratus enam belas) orang per Desember 2016. Mayoritas anggota berprofesi sebagai PNS di lingkungan Kabupaten Purbalingga di berbagai kedinasan/unit kerja dan sebagaian kecil lainnya adalah para pensiunan yang masih sangat loyal terhadap anggota koperasi ini. Satu pertanyaan menarik, mungkinkah mengembalikan kejayaan dengan unit layanan tersisa dan anggota berjumlah 816-an?. 

Jawabannya sangat mungkin sepanjang ada konsistensi kemauan segenap unsur organisasi untuk berkontribusi dan berpartisipasi secara konsisten . Alasan terkuat pertama untuk optimis adalah terbangunnya semangat baru untuk berubah dan mengembalikan kejayaan itu, khususnya sejak periode kepengurusan 2015-2018 dibawah kepemimpinan Bapak H. Arifin. Setidaknya ini modal awal terpenting untuk menyusun agenda perubahan.  

Disamping itu, jumlah anggota yang menyentuh angka 800 merupakan modal sosial yang sangat potensial dimobilisasi untuk mengembalikan kejayaan itu dan sekaligus memproduksi manfaat-manfaat ber-koperasi. Koperasi ini pernah bisa, sehingga yang dilakukan adalah mengulangi langkah-langkah hebat yang pernah dilakukan diwaktu lampau. Tentu zaman sudah berubah sehingga perlu penyesuaian-penyesuain sehingga koperasi ini terkelola dengan semangat kekinian. Hal lainnya adalah masih beroperasionalnya unit layanan simpan pinjam dan asset berupa gedung yang saat ini sering disewakan untuk pegelaran acara-acara pernikahan dan lain sebagainya. 

Sekali lagi, koperasi ini layak untuk mengenyam kembali kejayaan itu sepanjang diikuti semangat berproses dan terpeliharanya daya dukung anggota yang mewujud dalam aksi-aksi produktif nan konsisten. "New Spiriti dan New Way Way Will Change Everything", kaliat ini layak disematkan sebagai penyemangat untuk merajut kembali langkah-langkah hebat yang terkonsep secara komprehensif. 

Perubahan akan segera datang dan segenap unsur organisasi harus bergerak memainkan perannya masing-masing dan saling terhubung serta saling menguatkan. KOperasi ini akan didorong dengan semangat "Jati DIri Koperasi" yang bermuasal satu spirit, yaitu mewujudkan koperasi sebagai kumpulan orang yang mencerdaskan. 

Ini memang tidak seperti membalikkan tangan, tetapi semangat kolektif akan menjadi faktor akselerator yang menginspirasi energi tak terbatas untuk melakukan langkah-langkah berkesinambungan. Sebagai satu catatan, koperasi adalah organisasi kolektif yang mengusung semangat kerjasama, gotong royong dan penggabungan potensi dan sumber daya. Sepanjang hal ini bisa hadir dalam proses perbaikan, maka mimpi indah tentang sebuah perubahan akan menjadi sebuah kenyataan. 

Akankah segenap unsur organisasi terpanggil untuk mendorong laju tumbuh partisipasi sebagai kontribusi nyata dalam agenda perubahan yang akan di gelar?. Pertanyaan ini menjadi sangat penting kala perubahan menjadi sebah keinginan kuat. Semoga...!!!!!  
Share on Google Plus

About Dekopinda Banyumas

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment