KOPERASI SE-EKS KARASIDENAN BANYUMAS MENGGAGAS PENDIRIAN GROSIR dan DC



KOPERASI SE-EKS KARASIDENAN BANYUMAS MENGGAGAS PENDIRIAN GROSIR dan DC  

Ada yang istimewa pada hari Jum’at kemarin, 11 Agustus 2017 dimana sekitar 60-an koperasi dari Eks-Karasidenan Banyumas berkumpul di Hotel Aston, Purwokerto. Pegelaran agenda ini berkat kerja sama Yayasan Damandiri dengan Puskopen (Pusat Koperasi Konsumen) ADS (Anugerah Damandiri Sejahtera) dan Dekopinda Banyumas.

Bapak DR. Subijakto Tjakrawedaya, Ketua Yayasan Damandiri dan juga pernah menjadi Mentri Koperasi & UKM RI di era 90-an, menyampaikan bahwa Yayasan yang beliau pimpin ingin mendorong keberdayaan koperasi, khususnya toko retail. Beliau berkeinginan Koperasi mempersatukan diri meningkatkan nilai tambah berkoperasi bagi anggota dan masyarakat. “Orang-orang miskin harus diberdayakan melalui pendekatan koperasi. Untuk itu, bagaimana pemberdayaan mewujud dalam koperasi, merupakan PR besar yang harus segera direalisasikan”,  pinta beliau  dipenghujung sambutannya.

Damandiri sangat serius dalam apa yang disampaikan oleh Sang Ketua. Beberapa bulan terakhir ini, Damandiri merealisasikan komitmennya mulai dari Jawa Tengah. Setelah melakukan serangkain komunikasi, akhirnya beberapa koperasi bersepakat membentuk koperasi sekunder bernama “Puskopen ADS” yang berkantor pusat di Semarang, tepatnya di Gedung Sentra  UKM. Koperasi ini beranggotakan koperasi-koperasi primer di lingkungan Jawa Tengah.

Sejalan dengan itu, FGD kali ini juga merupakan bagian dari bentuk sosialisasi keberdaaan Puskopen ADS dan juga melakukan kajian intensif kelayakan mendirikan cabang layanan Puskopen ADS di wilayah Eks-Karasidenan Banyumas yang rencananya di pusatkan di Purwokerto. “Ini sebuah momentum luar biasa dan harus dimanfaatkan oleh gerakan koperasi, khususnya di lingkungan eks-Karasidenan Banyumas. Apalagi, Damandiri siap memberi stimulan bagi akselerasi eksistensi dan tumbuhkembangnya retail-retail yang dimiliki oleh koperasi primer. Oleh karena itu, momentum ini harus dimaksimalkan secara smart  sehingga mengakselerasi kemampuan koperasi-koperasi primer dalam menyajikan layanan yang lebih baik dan berkualitas kepada segenap anggotanya”, ungkap Muhammad Arsad Dalimunte ketua Dekopinda Banyumas.

Dalam sosialisasinya, DR Walid sang ketua Puskopen ADS sangat berharap kehadiran koperasi sekunder ini disambut baik gerakan koperasi. “ kita harus meningkatkan persatuan melalui penyatuan tekad dan penggabungan potensi. Kita juga harus memperkuat diri melalui peningkatan kapasitas dan sumber daya. Untuk itu, Puskopen ADS selaku sekunder siap menjadi bagian dari koperasi-koperasi primer untuk saling bahu membahu dalam mengembangkan retail koperasi di lingkungan Jawa Tengah”, ungkap sang ketua dengan penuh semangat.

Bak gayung bersambut, segenap peserta FGD pun semangat mendukung ide ini. Mereka pun sepakat agar ADS segera mengembangkan unit layanannya di eks-Karasidenan Banyumas yang meliputi Kab.Banyumas, Kab.Cilacap, Kab. Purbalingga dan Kab.Banjarnegara. Hal ini menandakan bahwa segenap peserta FGD kali ini siap menjadi bagian dari Puskopen ADS.

Saat ini, tim sedang menggodog konsep dan langkah tindaklanjut dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, agar toko-toko koperasi primer semakin maju dalam kualitas pengelolaan dan semakin efektif dalam mengelola pemasaran. Disamping itu, Puskopen ADS yang mengamil peran DC (Distribution Centre) dan atau Grosir akan memberikan supporting secara berkelanjutan.
Share on Google Plus

About Dekopinda Banyumas

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment