“KOPKUN GOES TO DIGITAL”

“KOPKUN GOES TO DIGITAL”



Hari ini, Rabu, 27 Maret 2019, Kopkun menggelar RAT Tutup Buku Tahun 2018. RAT ini merupakan gelaran ke XII dan sekaligus menandakan usia Kopkun yang sudah 12 (dua belas) tahun. Disamping dihadiri oleh segenao unsur organisasi Kopkun, yaitu pengurus, pengawas dan anggota, RAT ini juga dihadiri oleh para tamu undangan, antara lain: Prof Rubijanto Misman dalam kapasitas Pembina; Bapak Wisnu Hermawanto dalam kapasitas sebagai Kepala Dinas Tenaga kerja, Koperasi & UKM Kab Banyumas, Kapolsek Purwokerto Utara, Bung Arsad Dalimunte dalam kapasitas Ketua Dekopinda Kab Banyumas. RAT ini tergelar di Aula Fakultas ISIP Unsoed, Purwokerto.   

“Tahun Buku 2018, Kopkun sedang proses spin off, sebuah konsep pengembangan koperasi berbasis group dimana satu sama lain saling berhubungan dan saling mendukung.  Sampai hari ini, Kopkun group terdiri dari yayasan kopkun institute,  kopkun simpan pinjam dan PT Kolaborasi.  Kopkun juga sedang mengembangkan Inno yang fokus pada pengembangan startup berbasis aplikasi. Sebagai bagian dari modernisasi layanan dan memudahkan anggota meng-akses ragam kebutuhannya, Kopkun juga sedang migrasi dari sistem manual ke digitalisasi”, ungkap Bapak Herliana, HC Sang ketua Kopkun dalam sambutannya.

“Saya tidak menduga kalau Kopkun akan bisa besar seperti sekarang ini. Saya mengetahui bagaimana Kopkun memulai segala sesuatunya serta tidak berhenti memobilisasi semangat dan idealisme berkoperasi. Capaian saat ini layak menjadi semacam legacy bahwa mahasiswa, karyawan dan Dosen serta Alumnus Unsoed memang hebat dalam urusan ber-koperasi. Ini menjadi kebanggaan kita semua dan juga perlu kita jaga serta tumbuhkembangkan secara bersama-sama. Saya berharap Kopkun akan melahirkan lebih banyak lagi  karya dan juga kader-kader handal yang akan berkiprah di pentas koperasi nasional dan internasional. Saya meyakini ketekunan dan kesungguhan akan membawa Kopkun ini terus tumbuh dan semakin berkembang”, ungkap Prof Rubijanto Misman dalam sambutannya sebagai Pembina dan juga Salah satu Founding Fathers Kopkun.    

“Ini merupakan capaian keren yang layak di syukuri. Saya masih ingat bahwa kopkun lahir dari buah semangat dan idealisme anak-anak muda di lingkungan Kampus Unsoed untuk mengusung thema perjuangan koperasi. Apa yang diraih hari ini merupakan buah ketekunan berproses dan kemauan kita bersama untuk menjaga dan menumbuhkembangan koperasi. Disamping karyawanya yang sangat inspiratif, Kopkun juga tetap konsisten dengan tanggunjawab moralnya sebagai koperasi yang lahir dari lingkaran kampus, yaitu selalu memproduksi pemikiran dan gagasan pengembangan koperasi di Indonesia. Disamping itu, Kopkun juga selalu concern memproduksi kader-kader koperasi yang hari ini berkiprah tidak saja di lingkar wilayah Banyumas, tetapi juga propinsi, nasional dan bahkan internasional. Prestasi ini layak di syukuri oleh segenap unsur organisasi. Apresiasi banyak pihak terhadap keberadaan dan peran Kopkun layak menjadi sumber inspirasi dan energi bagi segenap unsur organisasi Kopkun, yaitu pengurus, pengawas dan anggota”, demikian inti  sambutan Bung Arsad, Ketua Dekopinda Kab Banyumas yang juga pernah tercatat sebagai Ketua Pertama Kopkun.    

Sementara itu, Bapak Wisnu Hermawanto selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi & UKM Ka Banyumas, dalam sambutan dan arahannya menyampaikan; “Saya sangat apresiasi terhadap Kopkun, apalagi diurus oleh para intelektual muda. Hal semacam ini sulit didapati di negeri ini. Ini merupakan kebangaan kita bersama dan perlu kita rawat dan tumbuhkembangkan. Kopkun merupakan koperasi yang tergolong unik, disamping concern pada pembangunan perusahaan untuk men-sejahterakan anggotanya, Kopkun juga sangat produktif dalam pengembangan ide, pemikiran dan gagasan perkoperasian. Hal ini telah berkontribusi positif bagi penguatan ekosistem perkoperasian di Kab. Banyumas. Pemilihan thema “GOES to DIGITAL” menunjukkan bahwa Kopkun sedang beradaptasi secara cerdas dan selaras dengan semangat era “rovolusi  industri 4.0”. semoga langkah ini efektif meningkatkan partisipasi anggota sebab lebih mudah dalam meng-akses kebutuhan. Modernisasi pelayanan ini juga diharapkan akan meningkatkan efisiensi dan efektifitas sehingga berdampak pada peningkatan produktivitas. Disamping itu, digitalisasi ini diharapkan meningkatkan Brand Kopkun sebagai koperasi yang modern dan respon terhadap perubahan. Brand Kopkun yang sudah sampai ke tingkat nasional juga akan menjaga marwah kesejarahan Purwokerto sebagai tenpat koperasi pertama lahir di Indonesia.  

 Kedepan dan yang menjadi tantangan Kopkun adalah mempelopori kelahiran koperasi besar, sebab saat ini dari sisi asset, Koperasi-koperasi di banyumas masih tergolong menengah ke bawah. Atas hal itu, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kab. Banyumas  berharap Kopkun masuk ke dalam koperasi besar di suatu waktu”.
Share on Google Plus

About Dekopinda Banyumas

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment