PKP-RI Kab Banyumas Menggelar RAT di Awal Waktu


PKP-RI Kab Banyumas Menggelar RAT di Awal Waktu


Hari ini, PKP-RI (Pusat Koperasi Pegawasi Republik Indonesia) Kab Banyumas menggelar RAT Tutup Buku tahun 2018 di D’Garden Hall & Resto Purwokerto. Koperasi ini merupakan sekunder KPRI-KPRI di lingkungan Kab Banyumas yang berjumlah 77 (tujuh puluh tujuh) koperasi. Dari sisi pelaksanaan, pegelaran RAT ini tergolong cepat mengingat RAT koperasi tingkat sekunder paling lambat Bulan Juni.Me-referensi pada laporan yang disajikan, PKP-RI mengalami kinerja yang meningkat dan ditandai dengan meningkatnya partisipasi anggota. RAT ini dihadiri oleh seluruh anggota PKP-RI dan tamu undangan, yaitu ; (i) Kepala Dinas Tenaga Kerja, koperasi dan UKM Kab Banyums, (ii) delegasi GKP-RI Prov Jawa tengah; (iii) Mas Heru Delegasi BKE (Bank Kesejahteraan Ekonomi) dan; (iv) Ketua Dekopinda Kab. Banyumas     

Bapak Andik Pegiarto, selaku ketua PKP-RI Kab Banyumas, dalam sambutannya menyampaikan harapannya RAT kali ini menghadirkan ide-ide inovasi yang berdampak pada majunya koperasi-koperasi di lingkungan Kabupaten Banyumas. Apalagi, Kab Banyumas merupakan tempat sejarah lahirnya koperasi pertama di Indonesia. Beliau meng-informasikan bahwa PKP-RI dengan anggota 77 (tujuh puluh tujuh) Koperasi merupakan kekuatan fantastis untuk bisa berkembang. Tahapan-tahap perkembangan terus dilakukan dan memposisikan diri sebagai penyanggah likuiditas bagi anggotanya sudah berjalan efektif. Pengembangan mindset dan Peningkatan peran terus akan dilakukan. PKP-RI ingin eksis sebagai sekunder minimal di wilayah Propinsi Jawa Tengah. Untuk itu, beliau berharap banyak masukan-masukan yang akan berimbas pada kinerja jangka pendek dan juga jangka panjang serta pertumbuhan SHU. Insha Allah, dengan komitemen segenap anggota yang terus tumbuh, PKP-RI Kab Banyumas bisa berkembang sebagaimana PKP-RI lainnya. Beliau berpesan, bila KPRI ada yang menghadapi masalah maka dipersilahkan untuk berkomunikasi dengan PKP-RI Kab. Banyumas untuk difikirkan bersama.

“Selamat atas keterselenggaraan RAT PKP-RI yang tergolong cepat. Keterselenggaraan ini men-simbolkan semangat dan kesehatan PKP-RI Kab Banyumas. Ini juga menjadi bagian dari ekosistem perkoperasian yang baik di lingkungan Kab. Banyumas”, demikian ungkap Bung Arsad dalam kapsitasnya selaku ketua Dekopinda Kab. Banyumas. Bung Arsad Juga menyampaikan terima kasih kepada segenap peserta RAT yang merupakan perwakilan koperasi-koperasi primer di lingkungan KPRI atas peran sertanya dalam menumbuhkembangkan semangat kebersamaan dan kegotongroyongan di koperasinya masing-masing. Hal ini merupakan modal sosial yang mempersatukan dan juga potensial untuk didorong kedalam aktivitas-aktivitas produktif yang berkelanjutan". Beliau juga meng-apresiasi PKP-RI Kab Banyumas yang sukses memerankan sebagai penjamin likuiditas bagi segenap anggotanya. Hal ini menjadi modal lanjutan untuk meluaskan gagasan-gagasan berikutnya yang  memang me-refresentasikan kebutuhan mayoritas anggota PK-PRI. Bung Arsad juga menyampaikan tentang perlunya mengkaji pelibatan IT dalam mengembangkan ide-ide baru di lingkungan PKP-RI. Beliau menyampaikan bahwa hari ini ada 2 (dua) koperasi yang sedang concern mengembang IT dalam layanannya, yaitu Kopkun dan KPRI NEU RSU Banyumas. Kita akan pelajari lebih lanjut dari trial yang dilakukan oleh 2 (dua) koperasi ini untuk kemudian dijadikan referensi dalam melakukan kombinasi strategis di lingkungan para anggota PKP-RI Kab. Banyumas.    

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kab. Banyumas, Bapak Wisnu, dalam sambutan dan arahannya menyampaikan selamat atas keterselenggaraan RAT kali ini dan tergolong cepat.  Hal ini men-simbolkan semangat dan kesehatan organisasi PKP-RI Kab. Banyumas. yang terus  Beliau menginformasikan 645 koperasi di Banyumas mayoritas menyelenggarakan RAT dan berjalan baik. Namun demikian, untuk memantik tumbuhkembang perlu melihat koperasi-koperasi lain sehingga memiliki referensi dalam mengembangkan inovasi yang meg-akselerasi. Kami melihat kpri-kpri dengan jumlah 77 (tujuh puluh tujuh) dengan total asset yang dikelola 340-an milyar, merupakan potensi yang sangat memungkinkan untuk di mobilisasi. Disamping itu, momentum Harkopnas dimana Banyumas menjadi tuan rumah harus dimanfaatkan secara cerdas dan brilian bagi akselerasi tumbuhkembang koperasi-koperasi di lingkungan Kabupaten Banyumas. Beliau juga mendorong PKP-RI ikut berpartisipasi dalam mengatasi persoalan-persoalan seputar beberapa komoditas yang tengah dihadapi oleh kawan-kawan koperasi lain sehingga para pedagang bisa memperoleh harga yang lebih terjangkau. Koperasi harus mengambil inisiatif agar jalur distribusi komoditas-komoditas strategis ini bisa dikelola oleh koperasi. Beliau juga berharap PKP-RI ikut membantu pemasaran baik secara langsung maupun tidak langsung, misalnya support permodalan. Simpulnya, beliau menyampaikan betapa banyak peluang yang mungkin dimanfaatkan koperasi, baik berbasis persoalan yang bisa diselesaikan melalui kebersamaan maupun berbasis peluang yang memungkinkan untuk dioptimalkan bagi peningkatan kesejahteraan anggota koperasi.  
  
BKE (Bank Kesejahteraan Ekonomi), selaku partner strategis PKP-RI memanfaatkan forum ini untuk mengajak anggota PKP-RI Kab Banyumas untuk meluaskan kerjasamanya dengan BKE. Disamping tentang kesiapan mendukung permodalan, BKE juga siap mendukung koperasi bila ingin mengembangkan aktivitas layanan di bidang retail.  

Share on Google Plus

About Dekopinda Banyumas

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment