MEM-FORMAT HARKOPNAS KE-72 “BERNILAI BEDA”


MEM-FORMAT HARKOPNAS KE-72  “BERNILAI BEDA”
Cacatan 01 dari rakor di Graha Satria Kab Banyumas


Hari Selasa, 21 Mei 2019, Panita Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-72    menggelar rapat koordinasi yang dilangsungkan  ruang meeting Gedung Graha Satria milik Pemkab Kab. Banyumas.   Rapat ini diikuti semua tingkatan kepanitiaan, yaitu  pusat, wilayah Jawa Tengah  dan Kabupaten Banyumas. Arkor ini juga dihadiri oleh perwakilan Kementrian Koperasi, perwakilan Dekopin Pusat, SKPD/OPD di lingkungan Prov Jawa tengah, SKPD/OPD di lingkungan Kab. Banyumas, Perwakilan Dekopinda Kab. Banyumas.       

Dalam sambutannys mewakili tuan rumah, Bapak Ir. Didi Rudwianto, SH.,M.Si.,  Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda KabBanyumas menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta rakor dan juga menyampaikan terima kasih atas dipercayanya Kab.Banyumas menjadi tuan rumah Harkopnas ke-72.  Beliau berharap rakor kali ini semakin meningkatkan kesiapan penyelenggaraan dan juga menghasilkan kebijakan, keputusan dan langkah-langkah taktis yang terukur dan terkendali.  Rakor kali ini  juga bisa dimanfaatkan untuk menyamakan semangat dan mindset, menyamakan gerak langkah untuk menjadi superteam yang solid dan kuat sehingga pegelaran penuh tanggungjawab dan penuh kebersamaan.

Selajutnya, Asisten Ekonomi Pembangunan Sekda Prov, Ibu Peni Rahayu,  dalam arahannya menyampaikan beberapa hal, antara lain :
1.         Jateng berpengalaman menjadi tuan rumah hari Pangan Nasional dan berhasil menyajikan yang terbaik dari pegelaran serupa yang pernah ada. Oleh karena itu, beliau berharap untuk Harkopnas kali ini pun tersaji istimewa baik dari sisi peyelenggaraan maupun substansi. Pengamanan peserta juga perlu menjadi perhatian.
2.        Untuk mendukung kesuksesan Harkopnas ini, Pemerintah Provinsi  membuat kepanitiaan di tingkat Provinsi. Untuk itu,  diharapkan Kab. Banyumas juga melakukan hal serupa. Beliau menegaskan bahwa tugas dan tanggungjawab masing-masing bagian dalam kepanitiaan harus jelas dan jalur koordinasi harus terbangun dengan baik.  
3.        Menyarankan untuk menggunakan kendaraan yang layak pakai untuk mengangkut peserta dan tamu undangan, khususnya bagi peserta yang beraktivitas atau stay di lingkungan obyek wisata Baturraden sepanjang masa pegelaran.  Hal ini mengingat untuk mencapai lokasi ini melalui tanjakan dan turunan yang tajam.  
4.        Route grebek juga perlu memperhatikan jarak sehingga kemacetan terlokalisir
5.        Mengingatkan bila mengundang seluruh gubernur seluruh indonesia, maka perlu disiapkan pendamping untuk masing-masing gubernur sehingga lebih mudah dalam berkomunikasi.
6.        Sarana penunjang perlu diperhatikan sehingga semua peserta dan tamu undangan merasa nyaman.
7.        Website dan medsos perlu dioptimalkan dalam meng-campaign maupun dalam meng-informasikan hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan para tamu selama berada  di kota mendoan, Purwokerto. Informasi tentang hotel, kuliner, peta lokasi, keperluan air, toilet umum dan lain sebagainya, merupakan beberapa hal yang perlu disajikan.   
8.       Penggunaan “kemasan air tanpa plastik” harus diupayakan secara maksimal mungkin. Hal ini sejalan dengan komitmen gubernur tentang anti plastik yang dikenal sangat sulit terurai dan berpotensi merusak kualitas tanah.
9.        Undangan harus terdefenisi secara detail dan terkoordinasi dengan baik sehingga tidak terjadi crowded
10.    Pembiayaan.  Pembiayaan perlu mempertimbangkan kecukupan  sumber dan efisiensi dan efektivitas peamnafaatan.  


Selanjutnya, Bu Ema selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kab. Banyumas menyampaikan spirit dari rangkaian kegiatan masing-masing harkop yang di selenggaraakan di wilayah Jawa Tengah. Setidaknya, beliau menyampaikan tentang 3 (tiga) hal :
1.         Jambore koperasi. dilaksanakan tanggal 10-12 juli 2019 di lapangan Bumper (Bumi Perkemahan) dan menginap di hotel moroseneng. Pesertanya sekitar 400 (empat ratus) orang yang terdiri dari kopma, perwakilan koperasi se-Indonesia, pelaku start up dan dinas koperasi se-jawa tengah. Perlu disusun beberapa skenario  yang menyesuaikan jadual fix jam pegelaran upacara hari puncak. Jambore ini akan mengusung spirit milenial dan Industri 4.0. Pada event ini, Gubernur juga direncanakan untuk berdialog dengan para milenial yang hadir.   
2.        Bhakti Koperasi Peduli Anggota.
3.        Harkopnas Ekspo. Wajib mengikutsertakan koperasi dan bukan UMKM. Kalaupun UMKM juga ingin ikut pameran, maka diberikan space khusus.

Ketua Panitia, Bung Pahlepi, menyampaikan bahwa pegelaran Harkopnas merupakan kegiatan rutin yang bersifat tahunan dan penyelenggaraannya dibawah tanggungjawab Dekopin Pusat. Selanjutnya,  Beliau meng-amini harapan Bapak Didi Rudwianto disambutannya  agar kepanitiaan Harkopnas ke-72 bisa  mewujud menjadi superteam yang solid, terkoordinasi dan terkendali. Kita butuh penyatuan energi sehingga terhimpun kekuatan luar biasa dalam men-sukseskan pegelaran Harkopnas ke-72 ini.  

Share on Google Plus

About Dekopinda Banyumas

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment