DEKOPINDA-DEKOPINDA JAWA TENGAH MEN-SOAL "SUKSESI KEPEMIMPINAN DEKOPIN"


DEKOPINDA-DEKOPINDA JAWA TENGAH 
MEN-SOAL "SUKSESI KEPEMIMPINAN DEKOPIN"

Munas Dekopin yang akan di gelar di Kota Makassar tanggal 11-14 Nopember 2019 nanti mulai hangat dibicarakan, khususnya tentang agenda suksesi yang agak simpang siur apakah jadi agenda atau tidak sama sekali. Hal ini bermula tentang tafsir hukum yang cenderung “multy tafsir” tentang dasar re-organisasi.

Namun demikian, sepertinya mulai munculnya beberapa para bakal calon (balon) mulai menghangatkan aura munas. Pengkomunikasian calon dengan voter pun perlahan mulai intensif, walau dikemas dalam format samar. Sebagian menyuarakan petahana dan sebagian lagi mulai menyuarakan nama calon lain. Semua menyertakan argumennya masing-masing dengan meng-image-kan komitmen para calon dalam meperjuangkan koperasi. Tak pelak lagi, tema suksesi ini pun masuk ke ranah perbincangan serius beberapa Ketua Dekopinda pasca rakerwil Dekopin Jateng usai, seperti Bung Samsul Ridwan (Ketua Dekopinda Kab. Semarang), Bung Dr. Walid (Ketua Dekopinda Kota Semarang), Bung Mulyadi (Ketua Dekopinda Kab. Brebes), Bung Imam Abu Yusuf (Ketua Dekopinda Kab. Purworejo), Bung Wakiyo (Ketua Dekopinda Demak) dan Bung Arsad (Ketua Dekopinda Banyumas).     

Ada beberapa statemen menarik dari para Ketua Dekopinda di lingkungan Jawa Tengah yang berhasil dihimpun redaksi :
1.  Ketua Dekopinda Kab. Semarang, Bung Samsul Ridwan, mengatakan, “Dalam menghadapi munas dekopin 2019, jawa tengah kondusif, kompak dan terus melakukan konsolidasi dalam mengawal penguatan kelembagaan, program dan rekomendasi. Terkait calon ketum yang akan didukung, secara kompak kami akan sampaikan pada event munas nanti.
2.  Bung Walid, Ketua Dekopinda Kota Semarang mengatakan, “Terlalu dini untuk membincang pada siapa pilihan Jateng ditetapkan diantara para calon yang ada, namun Jawa Tengah sangat hati-hati karena ini tentang perwajahan perkoperasian Indonesia ke depan.
3.      Ketua Dekopinda Brebes, Bung Mulyadi, ”Jateng akan hadir full team ke Makassar dan akan concern mengikuti agenda demi agenda. Tentang suksesi, Jateng merupakan salah satu wilayah yang cukup seksi karena memiliki 36 voter. Tentu, angka ini sangat menarik bagi calon manapun. Namun, Jateng tidak akan gegabah karena persoalan kepemimpinan menentukan arah dan kualitas gerakan koperasi di Indonesia, termasuk Jawa Tengah. Kami cukup selektif untuk urusan yang satu ini    
4.      Bung Wakiyo, Ketua Dekopinda Demak, “kita perlu mengenal lebih dekat dengan calon dan mempelajari track record-nya di ruang juang koperasi. Ada calon yang sudah menghubungi dan ingin bersilaturrahmi dengan kawan-kawan pejuang koperasi di lingkungan Jawa Tengah, khususnya para voter di munas nanti. Sebagai bagian dari penjajagan dan pendalaman karakter, kami menerima dengan tangan terbuka berkomunikasi pada semua calon. Disamping menjalin silaturrahmi, tentu pertemuan semacam ini strategis mengkomunikasikan realitas gerakan koperasi berikut potensi dan hambatan yang mewarnainya“.
5.      Bung Imam Abu Yusuf, Ketua Dekopinda Kab. Purworejo, “saya masih belum meyakini sepenuhnya apakah re-organisasi akan menjadi agenda munas. Perlu penyamaan persepsi terhadap tafsir hukum sehingga diperoleh landasan konstitusional yang kuat untuk melakukan re-organisasi atau tidak. Kalau ternyata pada akhirnya iya, tentu Jawa Tengah perlu kritis terhadap semua calon karena Dekopin memerlukan figure kuat, visoner dan memiliki akses luas serta berpengaruh. Bukan tidak mungkin kemudian Jawa Tengah mengajukan calon sendiri dari kalangan internal. Semua tergantung situasi dan perkembangan munas nanti”
6.   Bung Arsad Dalimunte, Ketua Dekopinda Banyumas, “Munas memiliki beberapa agenda yang sama pentingnya dan masalah suksesi adalah salah satunya. Oleh karena itu, seluruh agenda memerlukan pengkritisan yang serius sehingga munas menghasilkan kualitas yang berimplikasi pada percepatan capaian Dekopin selaku wadah gerakan koperasi di negeri ini. Kalau tentang suksesi, saya hanya berpesan kepada semua calon untuk  bijaksana dan menjunjung tinggi fair play. Kepentingan gerakan lebih diutamakan ketimbang urusan menang-kalah. Saya berharap semua calon menjaga persatuan dan kesatuan, sebab koperasi bukan saja persoalan siapa yang akan memimpin Dekopin tetapi juga bagian penting dari keterbangunan demokrasi ekonomi yang akan menentukan perjalanan bangsa ini ke depan”.

Dipenghujung diskusi ringan beberapa ketua Dekopinda ini, terbangun komitmen Jawa Tengah akan memainkan strategi “satu pintu” dalam menentukan pilihan final. Untuk itu, akan diintensifkan komunikasi internal melalui WA Group para Pengurus Dekopinwil dan Ketua Dekopinda Se-Jawa Tengah. Bung Samsul Ridwan, Bung Walid, Bung Mulyadi, Bung Wakiyo dan Bung Imam Abu Yusuf akan terus mengawal proses konsolidasi internal sampai ditemukan kemantapan pada satu calon, baik dari calon yang ada dan juga tidak menutup kemungkinan dari internal Jawa Tengah pun mengajukan calon diluar yang ada. Semua tergantung perkembangan situasi sampai detik-detik terakhir. “Kita masih punya cukup waktu untuk konsolidasi dan juga menganalisa setiap perkembangan situasi”, pungkas Bung Imam Abu Yusuf.


baca juga berita terkait : klik disini

Share on Google Plus

About Dekopinda Banyumas

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment