MERAYU ANGGOTA KPRI BINA MENJADI AGEN STRATEGIS PENCETAK GENERASI KOPERASI


    MERAYU ANGGOTA KPRI BINA MENJADI AGEN STRATEGIS  
PENCETAK GENERASI KOPERASI

Hari ini, Sabtu 18 Januari 2020,  beberapa gerakan koperasi primer di Kabupaten Banyumas melaksanakan RAT d waktu bersamaan, namun saya memiliki perhatan khusus  dengan  RAT koperasi yang memiliki background sekolah atau kampus. Hal ini didasarkan pada pertimbangan bahwa koperasi beranggotakan para guru dan dosen dikesehariannya selalu berinteraksi dengan para siswa atau mahasiswa. Dalam pandangan saya, para peserta didik itu merupakan generasi yang akan menjadi penentu kualitas dan warna bangsa di mendatang.  Oleh karena itu, dengan segalakerendahan hati dan penuh harap, saya bermohon perkenan seluruh peserta RAT yang berprofesi guru berkenan untuk meng-campaign tentang koperasi, mengajarkan tentang perlunya kegotongroyongan, kesetiakawanan, persatuan dan bijak di keberagaman. Hal ini tidak saja tentang eksistensi koperasi di mendatang tetapi juga tentang perasaan kebangsaan yang harus terus kita pupuk dalam persatuan yang senantiasa terjaga dan terpelihara”, demikian kalimat pembuka dari sambutan yang disampaikan Ketua Dekopinda (cq. Bung Arsad Dalimunte) pada RAT Tutup Buku Tahun 2019 KPRI Bina.

KPRI Bina merupakan koperasi beranggotakan para guru SD (sekolah dasar) se-Kecamatan Karanglewas, KabupateN Banyumas. Dari sudut kaderisasi, Koperasi ini dinilai strategis mengingat anggotanya adalah para pendidik yang bergulat dengan pembentukan karakter para siswa/i. Saatnya koperasi diajarkan sejak dini melalui para guru yang juga anggota koperasi. Sejalan dengan itu, Ketua Dekopinda Banyumas juga menyarankan agar KPRI Bina menyelenggarakan pendidikan perkoperasian bagi anggotanya. “ Pendidikan adalah kunci dalam berkoperasi. Pendidikan perkoperasian digelar bukan karena anggota bodoh, tetapi untuk menyamakan persepsi, menguatkan semangat, menyatukan energy dan penggabugan sumber daya. Kesemuanya ini mengarah pada peningkatan kualitas kolektivitas segenap unsur organisasi yang berdampak pada kemampuan koperasi dalam men-sejahterakan anggotanya”, tegas Bung Arsad Dalimunte.

KPRI Bina beranggotakan sejumlah 224 orang  dengan core activity simpan pinjam. Lewat simpan pinjam, para guru mengembangkan semangat menabung. Hal ini tidak saja dimaksudkan untuk memperkuat permodalan internal koperasi, tetapi juga bagian dari edukasi dan pembentukan karakter bijak dalam menggunakan pendapatan. Disisi lain, pinjaman yang diberikanpun lebih diarahkan pemanfaatannya untuk hal-hal yang bersifat produktif. Dengan demikian, para guru ini terhindar dari keterjebakan konsumerisme.

RAT KPRI Bina ini terselenggara di Aula Korwilcam Dindik Kecamatan Karanglewas. Pada barisan undangan hadir Bapak Untung mewakili PKP-RI Kab. Banyumas, Bapak Korwilcam, Delegasi Dinas Tenaga Kerja, Koperasi & UKM dan Ketua Dekopinda Banyumas. Dari sisi internal KPRI Bina lengkap hadir anggota, jajaran pengurus dan pengawas.   



Share on Google Plus

About Dekopinda Banyumas

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment