"GELOMBANG AKSI KOPERASI PEDULI" DAMPAK PANDEMI COVID-19 (BAGIAN 01)

GELOMBANG AKSI KOPERASI PEDULI DAMPAK PANDEMI COVID-19

Gelombang aksi koperasi peduli dampak Pandemic Covid-19 terus bermunculan di lingkungan Koperasi se-Kabupaten Banyumas. Kalau kemarin mengangkat tentang aksi peduli yang digelar KPRI Netas (beritanya : klik disini), tulisan kali ini mengangkat tentang aksi peduli yang digelar oleh 2 (dua) pihak, yaitu; (i)  BKO (Badan Kontak Organisasi), sebuah komunitas yang dibentuk oleh koperasi-koperasi simpan pinjam berbadan hukum tingkat kabupaten dan; (ii) FKOP Simpan Pinjam, sebuah forum koperasi simpan pinjam tang terdiri dari badan hukum kabupaten, badna hokum provinsi dan badan hukum nasional.


Aksi Peduli BKO
Aksi Peduli BKO kali ini diwujudkan dalam bentuk pembagian 540 masker dan 540 sabut cuci tangan. Pembagian masker dimaksudkan untuk meringankan beban masyarakat yang harus membeli masker untuk menghindarkan diri terpapar Covid-19. Sementara itu, sabun dimaksudkan sebagai pengingat masyarakat untuk senantiasa hidup sehat melalui pembiasaan cuci tangan sehingga meminimalisir menempelnya virus.

Sasaran obyek yang dipilih oleh BKO adalah masyarakat disekitar kantor anggota BKO. Aksi peduli ini tentu  disambut baik oleh masyarakat mengingat harga masker mendadak menjulang tinggi dan itupun belum pasti ada stok yang bisa dibeli/di akses. Rasa terima kasih masyarakat terasa demikian kuat dan hal ini terlihat dari cara mereka mengucapkan terima kasih disertai senyum sumringah setiap kali menerima pembagian masker maupun sabun. "Senang bisa berkesempatan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, semoga hal ini semakin mendekatkan masyarakat dengan gerakan koperasi", ungkap Bung Dartim selaku Koordinator BKO  
.


Aksi Peduli FKOP SIMPAN PINJAM
Dari sisi material bantuan, Aksi kepedulian FKOP Simpan Pinjam hamper sama dengan BKO, yaitu masker. Namun jumlahnya lebih banyak yaitu 600 pieces dan pola distribusinya pun berbeda, yaitu meyerahkan sepenuhnya kepada Dinnakerkop & UKM Kab. Banyumas. Oleh Dinnakerkop & UKM, masker itu dibagikan ke 3 (tiga) desa binaan, yaitu Sawangan, mandirancan dan gambarsari. Aksi peduli ini pun disambut gembira oleh masyarakat
ketiga desa tersebut. Oleh DInnakerkop & UKM, momen ini pun dimaksimalkan men-sosisalisasikan tentang Covid-19 dan sekaligus meng-edukasi masyarakat bagaimana pola hidup yang baik dimasa pandemi  Covid-19. "Masyarakat disarankan untuk tetap tenang dan tidak panic; hidup bersih dan sehat; stay at home; menjaga jarak dan; mematuhi anjuran pemerintah", ungkap Bapak Suntoro,SE selaku kabid Koperasi Dinnakerkop & UKM Kab. Banyumas.



Share on Google Plus

About Dekopinda Banyumas

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment