MENGGAGAS AKSELERASI GELIAT EKONOMI PADA FASE NEW NORMAL


Purwokerto, 17 Juni 2020. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP) menggelar satu agenda rapat ber-temakan “Menyusun Rencana Kegiatan Temu Usaha Tahun 2020”. Agenda ini terselenggara di ruang rapat kepala DPMPTSP dan dimulai jam 10.00 Wib. Disamping para pejabat DPMPTSP Kab. Banyumas, rapat ini menghadirkan organisasi pelaku usaha, yaitu : Kadin Banyumas, Apindo, ICSB, IWAPI, HIMPI, REI, Gapensi, MES dan Dekopinda.


Covid 19 menerpa sektor ekonomi. Hal ini tidak hanya pada sisi pemasukan yang terkoreksi oleh melemahnya daya beli masyarakat, tetapi juga berdampak pada sektor pertumbuhan investasi. Dilema antara keselamatan manusia dan keselamatan ekonomi sempat berlangsung. Alhamdulillah, hari ini mulai memasuki fase new-normal. Berdamai dengan keadaan dipilih sebagai cara untuk tetap menyelamatkan manusia disatu sisi dan menggerakkan kembali roda  ekonomi disisi lainnya. Memasuki fase new normal ini, DPMPTP Kab Banyumas  berharap dunia usaha kembali berjalan dengan tetap taat terhadap SOP Covid yang tetep ditaati”, demikian prolog yang disampaikan oleh Kabid Penanaman Modal DPMPTSP, Bapak Sarno yang kali ini juga bertindak sebagai moderator rapat.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP, Bapak Amrin Ma’ruf.S.Sos,MSi, menyampaikan bahwa gelaran rapat ini merupakan bagian dari persiapan “Kegiatan Temu Usaha Tahun 2020”. Untuk lebih meng-efektifkan agenda tersebut, DPMPTSP menilai perlu melakukan pertemuan awal dengan asosisasi pelaku usaha dengan harapan akan terhimpun persoalan-persoalan yang tengah dihadapi oleh para pelaku usaha di lingkungan Kab. Banyumas.  Rekap persoalan ini akan menjadi bagian dari referensi pemerintah dalam menyusun kebijakan dan program yang diharapkan meng-akselerasi geliat perekonomian. Kepala DPMPTSP berharap ekonomi tetap bergeliat ditengah pandemic Covid 19. Beliau juga meng-informasikan bahwa Pemkab Banyumas juga tengah berkomunikasi dengan  stake holder sebagai bagian dari rangkaian persiapan dibukanya kembali beberapa bidang usaha, seperti mall, pabrik dan hotel serta pariwisata. Disamping menggeliatkan ekonomi daerah, beroperasinya beberapa sector ekonomi akan bisa menaikkan daya beli masyarakat.

Dalam suasana penuh keakraban, dari kalangan dunia usaha juga tersampaikan beberapa ide dan sekaligus harapan. Mas Anggit selaku ketua Hipmi Banyumas berharap beropersinya kembali beberapa usaha akan menaikkan fungsi Demand (baca: permintaan) sehingga dunia usaha kembali bergairah. Bapak Herdiansyah yang hadir mewakili Gapensi ber-ide untuk memaksimalkan lahan-lahan milik pemkab yang nganggur alias belum dimanfaatkan guna memacu dinamika  usaha dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Para pengusaha bisa urunan modal atau membentuk konsorsium agar usaha-usaha produktif mewujud pada lahan-lahan kosong tersebut.  Sementara itu, Pak Budi yang hadir mewakili REI berharap adanya langkah-langkah percepatan perizinan tanpa menabrak hokum yang berlaku.   

Pada akhirnya, semua pihak berharap pertemuan semacam ini dilakukan secara periodic dan rutin sehingga tertemukan sinergitas antara pemkab dan dunia usaha, khususnya dalam meng-akselerasi tumbuhkembang ekonomi daerah. Keinginan ini disambut baik Pak Amrin dan berkomitmen untuk melaksanakannya, sebab hal ini akan memudahkan dalam mengukur realitas dunia usaha dan sekaligus mendeteksi kebijakan apa yang diperlukan untuk mendukung akselerasi tumbuhkembang ekonomi daerah.

Disisi para pelaku usaha juga men-sepakati akan merumuskan pemikiran yang akan disampaikan kepada Pemkab Banyumas agar tercipta iklim usaha kondusif yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Untuk itu, Kadin Banyumas selaku induk organisasi pelaku usaha akan menyerap aspirasi seluruh assosiasi dan kemudian me-resume menjadi masukan komprehensif kepada Pemkab Banyumas.   
Share on Google Plus

About Dekopinda Banyumas

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment