MENDORONG AKSELERASI TUMBUKEMBANG SEKTOR PERIKANAN & PETERNAKAN RAKYAT DI RAT KPRI “GEMBALA SEJAHTERA”

MENDORONG AKSELERASI TUMBUKEMBANG
SEKTOR PERIKANAN & PETERNAKAN RAKYAT
DI RAT KPRI  “GEMBALA SEJAHTERA”

Dalam sambutan pengantarnya, Pak Masngud selaku ketua menyampaikan bahwa keterlambatan penyelenggaraan RAT Tutup Buku Tahun 2019 tidak seperti bisasanya, baik dari sisi waktu maupun dari sisi cara. Hal ini semata-mata dikarenakan oleh Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai. Dalam pidatonya, beliau juga menyampaikan bahwa keluarnya 24 (dua) puluh empat) anggota KPRI Gembala Sejahtera dikarenakan beberapa alasan yang antara lain  pensiun dan mutasi tempat kerja. Disamping itu, ada juga beberapa orang dikarenakan tidak faham tentang spirit juang koperasi.  
 

Bapak Sriyono,SH,M.Hum, selaku Pembina koperasi dan sekaligus Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan menggelorakan semangat kekeluargaan dan kegotongroyongan yang merupakan substansi dalam ber-koperasi. Sementara itu,  Bapak Sumadyo yang hadir sebagai perwakilan PKP-RI Kab. Banyumas menyampaikan apresiasinya atas keterseleanggaraan RAT Tutup BUku Tahun 2019. Keterlambatan RAT untuk tahun buku 2019 bisa dimaklumi karena memang Pandemi Covid-10 masih berlangsung,
 

Dalam sambutannya, Pimpinan Dekopinda menyampaikan pandangan tentang nilai strategis koperasi Gembala Sejahtera  mengingat dihuni oleh insan-insan PNS yang memiliki focus kedinasan dalam bidang perikanan dan peternakan. Bidang ini  memiliki kaitan erat dengan aktivitas perikanan dan peternakan rakyat, baik yang bergerak masih sendiri-sendiri, berkelompok dan atau bahkan yang sudah berkoperasi. “disamping KPRI Gembala Sejahtera tetep fokus menumbuhkembangkan core activity-nya (baca: simpan pinjam) ke dalam dimensi yang lebih luas dan lebih bermakna bagi segenap anggota, saya memiliki harapan besar KPRI Gembala Sejahtera berkenan menjadi mitra strategis bagi koperasi-koperasi yang memiliki core akititas di bidang perikanan dan peternakan, baik dalam konteks optimalisasi potensi maupun men-solusikan persoalan-persoalan di lapangan. Dengan demikian, sinergitas akan terbangun dan ber-dampak bukan kepada internal koperasi berikut anggotanya yang berpopesi sebagai peternak , tetapi juga berdampak pada peningkatan kinerja ekonomi daerah dan geliat ekonomi rakyat yang saat ini tengah berjuang menghadapi dampak  Pandemi Covid-19”, ungkap Ketua Dekopinda Kab. Banyumas, Bung Arsad Dalimunte.            

“Substansi ke-kita-an di lingkar koperasi dalah terus melakukan muhasabah sehingga terbangun rasa syukur dan sekaligus tertemukan ide-ide kreatif untuk langkah berikutnya”, ungkap Bapak Jokowiyono mengawali sambutannya. Beliau juga menyampaikan 3 (tiga) ide pengembangan KPRI Gembala Sejahtera, yaitu ; (i) Mmebangun intensitas komunimasi dengan anggota sehingga terbangun penguatan  kekerabatan; (2) Melakukan kegiatan pendidikan perkoperasian yang terkemas secara kreatif sehingga meningkatkan kecintaan  anggota dan membangkitkan kemauan untuk mengajak lainnya bergabung dalam koperasi; (3) Selenggarakan kegiatan bernuansa social dan kesetiakwanan  sehingga  hadir saat anggota sedang dalam kesusahan seperti sakit;  ada anggota keluarga yang sedang meninggal dan lain srbagainya

Share on Google Plus

About Dekopinda Banyumas

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment