PEJUANG KOPERASI BANYUMAS ME-REFRESH SPIRIT BERKOPERASI PADA TASYAKURAN HARKOPNAS KE-73

PEJUANG KOPERASI BANYUMAS ME-REFRESH SPIRIT BERKOPERASI
PADA TASYAKURAN HARKOPNAS KE-73

Kalau tahun lalu Purwokerto menjadi tempat pegelaran Puncak Harkopnas ke-72, tahun ini
peringatan Hari Koperasi ke-73 di kota kelahiran koperasi ini digelar dalam format sederhana, yaitu menggelar tasyakuran dengan mengambil tempat di Aula Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Kab. Banyumas. Peserta yang hadir juga dibatasi mengingat Protokol Covid-19 yang harus ditaati agar terhindar dari resiko.

Peserta tasyakuran hanya berjumlah 32 (tiga puluh dua) orang, yang terdiri dari; (i)  Delegasi Pengurus Dekopinda; (ii) Delegasi Gerakan Koperasi di lingkungan Banyumas dan; (iii) Dinas Tenaga Kerja,Koperas & UKM Kab. Banyumasi. Kehadiran Wabup Kab. Banyumas, Bapak H. Satewo Tri Lastiono menjadi acara ini
menjadi lebih semarak.

Walau dalam suasana Pandemi Covid-19, saya berharap gerakan koperasi tetap bersemangat untuk terus mengembangkan inovasi dan kreativitas sehingga tetap survive dan bahkan tumbuhkembang serta men-sejahterakan anggotanya. Dengan tetap dalam kewaspadaan, koperasi harus terus bergerak menjalankan roda organisasi dan perusahaannya agar ekonomi masyarakat juga berjalan dan ekonomi daerah semakin baik”, ungkap Bung Arsad dalam sambutannya selaku Ketua Dekopinda Kab. Banyumas.    

Sementara Itu, Kadinakerkop Banyumas, Bapak Joko Wiyono mengajak untuk menguatkan koperasi sebagai sokoguru ekonomi bangsa. Beliau juga menyampaikan apresiasi dan rasa bahagianya karena selama masa pandemi Covid-19 koperasi di lingkungan banyumas tetep berjalan dan tidak ada yang mem-PHK karyawan. Disamping itu, Bapak Joko Wiyono berharap ke depan koperasi lebih akrab dengan generasi milenial sehingga koperasi lebih berkemampuan ber-adaptasi dengan kekinian zaman dan siap dengan tantang zaman yang semakin kompetitif.

“Koperasi harus mengembangkan kerjasama dengan semua pihak sehingga lebih berkemampuan men-sejahterakan anggotanya”, ungkap Wabup Banyumas, Bapak  Sadewo Tri Lastiono. Beliau juga menandaskan koperasi sebagai pengejawantahan nilai-nilai Pancasila sehingga harus terus di dorong laju tumbuhkembangnya.   


Makna 7 (tujuh) Tumpeng di Tasyakuran Harkopnas 73
7 (tujuh) buah tumpeng ikut memeriahkan tasyakuran Harkonas-ke 73 Kabupaten Banyumas. Pemilihan jumlah 7 (tujuh) ini me-refresentasikan angka 7 (tujuh) dan kekompakan gerakan koperasi men-simbolkan persatuan yang merupakan sila ke-3 (tiga) Pancasila. Jadi, secara menyeluruh angka 7 dan 3 merefresentasikan peringatan Hari Koperasi ke-73”, ungkap Bapak Suntoro,SE, Kabid Koperasi DInakerkop UKM Kabid Banyumas saat di konfirmasi Sekjen Dekopinda Banyumas, Mas Herliana.    


Menariknya lagi 7 (tujuh) buah tumpeng tersebut juga bersumber dari hasil gotongroyong dari
DInakerkopukm dan Gerakan Koperasi Banyumas, yaitu : (i) Dinakerkopukm 1 (satu) buah; (ii) Badan Kontak Organissi (BKO) Simpan Pinjam 2 (dua) buah; (iii)  KSP Bina Raharja 2 (dua) buah; PKPRI Kab. Banyumas 1 (satu) buah dan; (iv) KUD Aris Banyumas  1 (satu) buah. Urunan tumpeng ini benar-benar mencerminkan semangat bergotong royong dan persatuan di keberagaman yang selalu diusung oleh koperasi di keseharian juangnya.


Sisi Lain Pegelaran : Ada Apa Dengan Soundtrack Video Gallery Aksi Kepedulian Covid-19
Sebelum acara tasyakuran dimulai, seluruh peserta disuguhi video bermaterikan "gallery aksi peduli" yang dilakukan koperasi-koperasi di lingkungan Kab. Banyumas. Aksi peduli ini berkaitan dengan terjadinya Pandemi Covid-19 khususnya bagi kelompok masyarakat yang terdampak langsung dalam hal ekonomi. Satu catatan lain dari penyajian video gallery aksi kemanusiaan tersebut adalah pemilihan soundtrack lagu berjudul "Koperasi Pemersatu Bangsa".

Lagu ini merupakan ciptaan seorang pensiunan guru berusia 70 tahun dengan nama lengkap Ibu Warsiyah Lasam Soeroso, BA. Sementara itu lirik lagu disusun oleh Bung Arsad Dalimunte yang juga Ketua Dekopinda Kab. Banyumas. Rekaman lagu ini dinyanyikan oleh Paduan Suara "Pranada Insani" Kampus IAIN Purwokerto.

Sebenarnya lagu "koperasi Pemersatu Bangsa" ini hampir saja diperdengarkan di ajang Upacara Puncak Harkopnas ke-72 saat Purwokerto dipercaya menjadi tuan rumah Harkopnas ke-72. Namun, karena terbatasnya waktu dalam memproduksi sehingga hasilnya belum sempurna. Akhirnya diputuskan tidak jadi tayang karena kurang maksimal kualitasnya saat di trial sebelum acara di mulai. Akhisnya, sebulan sesudahnya, berkat bantuan Ibu Dani Kusumastuti, seorang Dosen IAIN Purwokerto, lagu ini pun di produksi lengkap dengan  Tim Paduan Suara.


link Youtube lagu :  Klik disini
link Youtube gallery aksi kepedulian : Klik disini
link Youtube Harkop ke-73  : Klik disini





Share on Google Plus

About Dekopinda Banyumas

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment